Cost and Benefit (SteemPress Analisis)

Pendekatan cost-benefit analysis merupakan suatu analisis tentang perbandingan atau selisih. Perbandingan antara apa yang diperoleh dengan biaya atau ongkos (cost: Inggris) yang dikeluarkan dari suatu kegiatan. Jika penerimaan yang diperoleh lebih besar dari pada biaya yang dikeluarkan, maka suatu kegiatan dianggap positif. Dalam arti lain, kegiatan tersebut dapat dilakukan. Namun sebaliknya, jika penerimaan lebih kecil dari pada biaya yang dikeluarkan, maka suatu kegiatan tersebut kiranya belum layak dilaksanakan.

Pendekatan cost-benefit ini kerab digunakan dalam kegiatan bisnis. Meskipun, pendekatan ini juga dapat diterapkan di luar bisnis, namun kadangkala terlalu banyak dilakukan penyederhanaan persoalan. Dari itu, pendekatan ini sangat tepat digunakan dalam dunia bisnis.

 

Penggunaan steempress dalam dunia blogger, kiranya tidak kurang dan lebih adalah persoalan bisnis, karena kehadiran plug-in steempress ke dalam wordpress. Para blogger kemudian berpindah atau melihat ini sebagai suatu peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih. Nah, keuntungan (laba) inilah yang kemudian sangat cocok dipandang bahwa plug-in steempress bagi wordpress adalah bisnis.

 

Cost-Benefit Steempress

Oke, ketika plug-in steempress ke dalam wordpress maka kita akan melakukan kalkulasi atau perhitungan terkait dengan perbandingan atau selisih antara apa yang diperoleh dengan biaya atau cost dari pembelian hosting dan domain yang menjadi pengeluaran dari kegiatan plug-in steemprees dengan pendapatan yang kita dapatkan  setelah memasangnya ke dalam wordpress.

 

Mari kita lanjutkan. Kita akan bermain dengan angka-angka, karena angka-angka akan lebih menarik dan terlihat untuk persoalan laba-rugi. seluruh cost (biaya) yang dikeluarkan untuk menyiapkan rangkangsekolah.com sampai siap meluncurnya adalah 330.000 IDR (hosting dan domain).

 

Namun sebelumnya, perlu diklarifikasi, bahwa @steempress-io dalam melakukan kurasi postingan di bawah #steempress yang dilakukan via plug-in steempress dalam wordpress. @steempress-io dalam kita perhatikan kinerjanya, ia melakukan voting persen yang berbeda-beda pada setiap postingan, seperti yang ditunjukkan dalam gambar ini:

Jadi, kita ambil nilai 1.75% saja, dengan pending payout $ 2.04 untuk harga Steem/SBD saat ini. Dan nilai ini akan berubah, karena steemians yang melakukan postingan via wordpress plug-in steempress dibebani 50% dari setiap pay-out. Jadi, dari pengalaman selama ini, nilai akhir dari pay-out 0.213 SBD, 0.322 STEEM dan 0.460 SP.

 

Jika kita membuat tabulasi data, dari pay-out yang ada dan kita gabung nilainya dalam mingguan yaitu 7 hari, namun kita tidak akan menggunakan nilai dari Steem Power (SP), maka:

0.213 SBD       x 7 hari (1 minggu) :  1.491 SBD

0.322 STEEM  x 7 hari (1 minggu) : 2.254 STEEM

 

Jadi, 1 Minggu pengguna plug-in steempress akan mendapatkan hasil 1.491 SBD dan 2.254 STEEM. Jika dikalikan dengan harga rupiah (IDR) saat ini, hasilnya: 26.905 IDR untuk SBD 57.195 IDR untuk STEEM, jika digabung semuanya Rp. 84.100 (IDR) per/minggu. Dan jika dikalukulasikan selama sebulan, hasilnya Rp. 336.400 IDR.

 

Jadi, dengan kerja sebulan maka kemungkinan besar jika akun kita (steemians) dikurasi oleh @steempress-io akan dengan mudah mengambil kembali modal Rp. 330.000 (hosting dan domain) wordpress kita. Dan bulan selanjutnya, kita hanya mendapatkan hasil. Tapi, semua ini tetap dalam lingkup bahwa kita harus membuat postingan.

 

Waktu – Ide – Fasilitas dll

Membuat postingan merupakan bagian dari cost yang kemudian kita ingin mengambil benefit (manfaat) dari usaha (postingan) kita. Banyak waktu, ide, fasilitas dan sebagainya yang kita harus gunakan dan ini semuanya kiranya adalah cost yang harus kita pikirkan.

Oleh karena itu, penting sebenarnya oleh @steempress-io melakukan performa lebih dalam melakukan kurasi kontens. Pertanyaannya adalah kurasi suatu kontens itu diikat oleh tampilan kontens atau jam terbang dari wordpress itu? Jika yang diukur adalah tampilan dari jam terbang suatu wordpess maka siap-siaplah para pemula wordpress yang menggunakan plug-in steempress karena akan banyak energy (waktu – ide – fasilitas dll) yang akan dikorbankan. Tetapi jika yang dijadikan alat ukur adalah performa dari suatu kontens postingan maka, ini lebih terlihat sportif, hehe karena ini akan menggelitik ide – waktu  atau falisitas para steemians untuk memberikan yang terbaik dengan kontennya kepada steempress. Semoga bermanfaat.

 

Kabar menariknya memang steempress telah mendukung multi-akun, tapi kerja multi-akun ini belum terlalu efektif. Kesimpulan belum efektif dan begitu juga penjelasan di atas adalah berangkat dari hasil yang kami dapatkan sekarang, dan tentu saja setiap steemian memikili nilai yang berbeda. Wallahu a’lam…

 

By: rangkangsekolah

Tinggalkan Balasan