Aku Seekor Nyamuk – Last Edition

“Aku memang kecil, tubuhku hanya terdiri dari tiga bagian. Tetapi di kepalaku terdapat lima puluh pasang mata, mulutku dilengkapi dengan empat puluh delapan gigi yang didesain secara khusus oleh Tuhanku dan diberikan kepadaku. Di dalam dadaku terdapat tiga buah jantung dimana setiap jangtungku memiliki dua buah atrium, dua bilik jantung dan dua buah katup jantung….

Lanjutkan Membaca

Aku Seekor Nyamuk – Edisi II

Dear Sahabat Steemians, Semoga selalu dalam keadaan sehat!!! Ini postingan lanjutan dari postingan sebelumnya….Aku Seekor Nyamuk   Aku pernah mendengar seorang pengajar membicarakan tentang diriku di depan para siswanya, pengajar itu mengatakan “Nyamuk adalah mahluk terjelek di dunia” kata sang mengajar itu kepada muritnya. ”Aku menggambarkan seekor nyamuk di atas kerta yang usang dengan mata…

Lanjutkan Membaca

Aku Seekor Nyamuk

Tubuhku terdiri dari tiga bagian kepala, dada dan perut. Tubuhku lebih kecil dibandingkan tubuh teman wanitaku. Memang teman wanitaku dalam hal ini, ia lebih beruntung dari padaku usiaku, hanya sepuluh hari tapi teman wanitaku mencapai empat puluh dua sampai lima puluh enam hari. Aku senang warna gelap, aku menyukai tubuh manusia yang berkeringat apalagi jika…

Lanjutkan Membaca

Aku Sebatang Bambu

Aku memiliki ruas batang, daun ku bertulang dan sejajar. Setiap batangku memiliki rongga. Akarku serabut dan tunas adalah jalanku untuk tubuh dan berkembang biak. Aku juga memiliki banyak jenis dan warna tentu itu semua sesuai dengan fungsiku. Oleh para manusia aku di dikelompokan lebih dari sepuluh genus dari seribu empat ratus lima puluh spesies. Sebagai…

Lanjutkan Membaca

Nyanyian Angin – Last Edition

Dear sahabat steemians   Semoga anda telah membaca postingan sebelumnya tentang Nyanyian Angin. Karena postingan ini adalah sebagai lanjutannya. Lalu datanglah generasi kedua yang telah mengalami perubahan kondisi dalam mengelola kekuasaan dan kekayaan, dari keadaan primitif menjadi berperadaban, dari kehidupan yang keras menjadi lembut dalam kemakmuran dan kemewahan serta kebersamaan dalam menikmati kebesaran menjadi individual,…

Lanjutkan Membaca

Nyanyian Angin

Aku duduk di atas kursi kayu tua, sebelumnya debu di atasnya ku tiup dan ku sapu. Sambil menunggu waktu ku coba membuka sebuah buku yan terbaring di atas meja tua yang sama terbuat dari kayu. Buku tebal dan tua itu menunggu ku untuk  kuba dan ku baca. Ku buka dengan lebut dan penuh hati-hati, ku…

Lanjutkan Membaca

Selimut Kabut

Perempuan tua itu  berdiri di dekat jendela. Temaram lampu kamar, membingkai bayangannya seperti setengah memanjang. Sesaat, aku hanya menangkap nuansa kesedihan di wajahnya. Wajah yang menyiratkan selaksa kepucatan yang membentang seperti iring-iringan awan melingkupi langit. Dia lebih banyak diam, mendengarkan dengan syahdu suara orang-orang di seberang. Aku, tahu kini ia sendiri menjalani sisa hidupnya.  …

Lanjutkan Membaca

MATEMATIKA DIRI – Last Edition

Salam Sahabat Steemians Semoga anda telah membaca postingan sebelumnya Matematika Diri   “Tangan kita adalah takdir kita begitulah pepatah berkata. Kita sebagai manusia tentu dapat merancang dan menyusun perenanaan untuk menuju masa depan” Tambah sang ulama.   “Dengan kata lain manusia dapat menentukan dan menciptakan sejarah hidupnya sendiri. Tentu semuanya itu hanya dapat dilakukan oleh…

Lanjutkan Membaca

MATEMATIKA DIRI

Dear sahabat steemians Semoga selalu dalam keadaan sehat !!! Dalam keheningan dan kebisuan, aku duduk dipaling sudut ruangan. Bukan di dalam rumah atau gedung, tetapi tubuh dan pikiranku berada di sudut dari ruangan salah satu Masjid. Aku tidak akan menceritakan kepadamu tentang orang-orang yang berada disampingku. Aku tidak akan mengunjing sikap dan sifat orang-orang yang…

Lanjutkan Membaca